PT Kuai Kuai Tech Indonesia Luncurkan Program Budidaya Ikan Air Tawar untuk Ketahanan Pangan
Majalahkartini.com – Ketahanan pangan menjadi isu penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai inisiatif telah muncul untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan.
Inisiatif ini terutama berfokus pada daerah-daerah dengan potensi sumber daya alam melimpah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut adalah pengembangan program budidaya ikan air tawar yang melibatkan masyarakat secara langsung.
PT Kuai Kuai Tech Indonesia, yang dikenal dengan platform pendanaan digitalnya, Pinjam Yuk, telah meluncurkan program ketahanan pangan yang dinamakan “Unit Budidaya Ikan Air Tawar.”
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Kuai Kuai Tech Indonesia dan Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan lokal.
Program budidaya ikan tawar ini dilaksanakan di area Cisauk, Tangerang, yang memiliki kondisi ideal untuk budidaya ikan. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada faktor lingkungan yang mendukung budidaya ikan secara optimal. Selain itu, kedekatannya dengan masyarakat memungkinkan partisipasi langsung dan manfaat yang lebih luas dari program ini.
Dalam inisiatif ini, PT Kuai Kuai Tech Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan memperkuat keterlibatannya dalam isu-isu sosial dan lingkungan.
CEO Pinjam Yuk, Leonard Timothy berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sekaligus memperkuat hubungannya dengan komunitas lokal.
“Kami berharap budidaya air tawar ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi komunitas lokal, yang tentunya memberikan dampak positif dalam pemberdayaan finansial serta beriringan dengan upaya menjaga lingkungan,” kata Leonard Timothy, Jumat (16/8/2024).
Kolaborasi antara PT Kuai Kuai Tech Indonesia dan Puspenerbad ini juga sebuah langkah strategis untuk menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
Program budidaya ikan air tawar ini dimulai pada Juli 2024. Dalam pelaksanaannya, program ini melalui beberapa tahapan penting, dimulai dari identifikasi lahan yang akan digunakan untuk budidaya ikan. Setelah itu, PT Kuai Kuai Tech Indonesia dan Puspenerbad menyediakan benih ikan serta infrastruktur kolam yang diperlukan.
Setelah semua infrastruktur siap, tahapan selanjutnya adalah pemeliharaan ikan yang akan berlangsung hingga panen. Ini diharapkan dapat dilakukan pada akhir tahun 2024.
Dalam proses ini, masyarakat diberikan pendampingan dan pengawasan oleh tim dari PT Kuai Kuai Tech Indonesia dan Puspenerbad untuk memastikan budidaya ikan berjalan sesuai rencana.
Salah satu alasan utama diluncurkannya program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan keterampilan baru yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan. Dampak positif dari program ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat sekitar, tetapi juga oleh lingkungan.
Dengan menggunakan lahan yang sebelumnya tidak produktif, program ini membantu meningkatkan keberlanjutan lingkungan di sekitar markas Puspenerbad. Selain itu, budidaya ikan tawar juga merupakan salah satu cara untuk menjaga keseimbangan ekosistem air tawar di wilayah tersebut.